Khidmat dan Penuh Haru, 18 Calon Jemaah Haji Pencongan Dilepas dengan Doa Bersama
Pencongan — Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Gedung Pertemuan ‘Aisyiyah Pencongan pada Kamis malam Jumat (23/4/2026). Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Pencongan menggelar acara pelepasan calon jemaah haji tahun 2026 yang diikuti oleh keluarga besar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah setempat.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut bertujuan untuk melepas sekaligus mendoakan para calon jemaah haji agar diberikan kelancaran selama perjalanan serta dalam menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Sebanyak 18 calon jemaah haji secara resmi dilepas dalam kegiatan tersebut.
Acara ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah tingkat cabang, organisasi otonom (Ortom), serta jamaah masjid dan musala se-PCM Pencongan. Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah kehadiran yang mencapai sekitar 500 orang, memenuhi ruang pertemuan dengan nuansa kebersamaan dan kekeluargaan.
Ketua PCM Pencongan, H. Imam Kamaludin, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar kepada para calon jemaah haji agar dapat menjalankan ibadah dengan baik dan memperoleh kemudahan dari Allah Swt. Ia menekankan pentingnya menjaga niat, kesabaran, serta ketaatan selama berada di Tanah Suci.
“Semoga mereka bisa melaksanakan rangkaian ibadah haji dengan mendapatkan kemudahan dari Allah Ta’ala, bisa menjalankan syarat, rukun, wajib, dan sunahnya, serta dapat memperbanyak amal saleh selama di Tanah Suci, baik di Makkah maupun di Madinah. Dan semoga bisa kembali bersama kita dalam keadaan hujjājan dan mabrūrin,” ujar Imam Kamaludin.
Secara tidak langsung, ia juga mengingatkan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental dan keikhlasan. Menurutnya, keberhasilan ibadah haji tidak hanya diukur dari pelaksanaan ritual, tetapi juga dari perubahan sikap dan peningkatan ketakwaan setelah kembali ke tanah air.
Sementara itu, Ketua PCA Pencongan, Sri Sukmawati, S.Pd, menyampaikan bahwa meskipun kegiatan pelepasan ini dilaksanakan secara sederhana, namun memiliki makna yang mendalam bagi seluruh pihak yang terlibat.
“Kegiatan pelepasan jamaah secara sederhana ini, kami berharap bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk semua dan menjadi kenangan yang manis bagi kita semua,” ungkap Sri Sukmawati.
Ia juga menuturkan secara tidak langsung bahwa kebersamaan dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan moral dan spiritual bagi para calon jemaah haji. Menurutnya, doa dan restu dari keluarga besar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah menjadi bekal penting bagi para jemaah dalam menunaikan ibadah.
Rangkaian acara berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Selain sambutan, kegiatan juga diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak H. Syahroni. Doa tersebut dipanjatkan sebagai bentuk harapan agar seluruh calon jemaah diberikan kesehatan, keselamatan, serta kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para calon jemaah haji tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga secara spiritual. Dukungan dari masyarakat menjadi energi tersendiri bagi mereka untuk menjalankan ibadah dengan optimal.
Acara pelepasan ini pun ditutup dengan suasana haru saat para jemaah berpamitan dengan keluarga dan hadirin. Harapan besar pun mengiringi langkah mereka menuju Tanah Suci, agar kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.










